Berlindung kepada Makhluk Halus

Keyakinan Hindu, Budha, animisme, dan kejawen masih kental pada sebagian masyarakat kita, karena nenek moyang mereka dahulu menganut kepercayaan-kepercayaan batil tersebut. Ketika nenek moyang mereka ada yang masuk Islam, sebagian diantara mereka ada yang masih sulit melepas keyakinan dan adat kebiasaan batil mereka yang dulu mereka geluti saat beragama kafir.

Selain itu, ada juga kaum muslimin dari nenek moyangnya, semua muslim. Tapi mereka hidup di lingkungan yang sarat dengan keyakinan dan adat kebiasaan jahiliah tersebut. Oleh karena itu, sering anda melihat ada seorang muslim yang masih melakukan ritual-ritual agama kaum kafir, dan mempercayai primbon-primbon kejawen yang sarat dengan khurofat.

Salah satu diantara bentuk keyakinan dan adat kebiasaan kaum kafir Hindu, Buddha, dan lainnya, BERLINDUNG KEPADA MAKHLUK HALUS (JIN). Kebiasaan ini terdapat dalam agama mereka, karena setan telah menggelincirkan mereka dari jalan Allah. Tampaknya mereka menyembah berhala, pepohonan, Nyi Roro Kidul, dewa-dewa dan lainnya, namun pada hakikatnya mereka menyembah setan dari kalangan jin.

Inilah yang diisyaratkan oleh Allah dalam firman-Nya saat menceritakan berlepas dirinya para makhluk yang mereka sembah,